H Achmad Rifai : Saya Ingin Mencintai Anak Yatim Seperti Rosululloh

JOMBANG,
Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, KomjenPol Condro Kirono menghadiri undangan Pengacara H. Achmad Rifa’i dalam rangka Buka bersama anak-anak yatim-piatu dan para penghafal Al-Qur’an, bertempat di Halaman Rumah H. Achmad Rifa’i Desa Mojokrapak Kecamatan Tembelang Kabupaten Jombang, Sabtu sore (25/5/2019).

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan prasasti Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Cinta Rosul yang akan dibangun oleh Pengacara H. Achmad Rifa’i dan ditandatangani oleh Kabaharkam POLRI Komjenpol Condro Kirono.

Kabaharkam Polri, Komjen Polisi Condro Kirono berharap, pondok pesantren tersebut dapat menjadi tempat penggodokan generasi muda, sehingga keimanannya semakin mantap, karena saat ini apapun karirnya, keberhasilan itu dapat diraih kalau hati nurani yang dikedepankan, bukan saja fisiknya, namun 80% yang utama adalah hati. Pondok adalah tempat cash hati nurani, apalagi saat ini hafidz Qur’an itu memiliki nilai tambah, bahkan untuk bidang Kepolisian nantinya akan menjadi Polisi santri-santriwati.

“Semoga pondok pesantren tahfidzul Qur’an Cinta Rosulallah segera dapat berdiri dan bermanfaat, serta maslakhat bagi masyarakat Jombang, Jawa Timur, bahkan Indonesia, serta nusantara,” harapnya.

Usai acara H. Achmad Rifa’i ditemui media ini mengatakan tujuan buka bersama dengan anak yatim-piatu dan penghafal Al-Qur’an sebagai bentuk rasa cinta kepada Allah SWT, tanpa motivasi apapun, hanya ingin melakukan seperti yang dilakukan oleh para sahabat rosul yang tidak pernah menaruh hartanya dalam hati, tetapi hanya dalam genggaman, sedangkan hatinya cukup untuk Allah dan Rosululoh.

Pondok pesantren Tahfidzul Qur’an akan diberi nama “Cinta Rosulullah” yang akan dibangun di Desa Tamping Mojo. Pemberian nama tersebut sebagai bentuk rasa cinta dan rindu akan Rosululoh. Sedangkan untuk pembangunan akan dilaksanakan pasca lebaran dan pada saat peletakan batu pertama juga diharapkan dapat menghadirkan ribuan anak yatim-piatu.
“Buka bersama kali ini dihadiri sebanyak 2.000 penghafal Al-Qur’an dan 2.000 anak yatim-piatu yang berasal dari 38 Kabupaten/kota yang ada di Jawa Timur dengan jumlah per Kabupaten 60 anak yatim-piatu,” paparnya.

Masih menurut H Achmad Rifa’i, “Acara bersama dengan anak yatim rutin dilakukan setiap tahun 3-4 kali, terutama yang rutin dilakukan buka bersama pada bulan Ramadhan dan pada hari kelahiran saya mengundang 7.000 anak-anak yatim-piatu,” imbuhnya.

Santunan anak yatim-piatu ini diharapkan akan terus berkelanjutan, karena dengan bersama anak yatim dan serasa dekat dengan mereka merupakan suatu bahagia yang besar. Rifa’i ingin meniru Rosululoh dalam memperlakukan anak-anak yatim-piatu, meskipun tidak sebaik Rosulallah, tetapi minimal memiliki niatan baik agar dicatat sebagai amal baik oleh Allah SWT, harap Rifa’i.

Tampak hadir Kapolres Jombang, Dandim 0814, Komandan Sekolah Tamtama Marinir, KH. Anwar Zahid, Ketua LKSA, Pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an, Pengasuh Panti Asuhan, Anak Yatim-piatu dan Para penghafal Al-Qur’an. (her/nik)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*