Masyarakat Jasa Kontruksi (MJK) Jombang Minta Bupati Copot Kadis Pertanian

JOMBANG,

Masyarakat Jasa Kontruksi (MJK) Jombang Minta Bupati Jombang Hj. Munjidah Wahab Copot Kepala Dinas Pertanian Hadi Purwanto. Permintaan itu disampaikan MJK saat melakukan demo di Kantor Dinas Pertanian, Senin (19/8/2019).

Amanulloh yang bertindak sebagai korlap saat ditemui sedang sweeping ruang Kepala Dinas yang kosong. Diduga Kepala Dinas Pertanian Hadi Purwanto sengaja meninggalkan tempat saat mendapati informasi dirinya akan di demo.

Amanulloh yang juga didampingi Eko Nugroho, Erly sempat menyebut total proyek ratusan itu konon bermasalah di intansi tersebut dan diduga dikuasai oleh Broker.

Nampaknya kehadiran mereka sekitar pukul 11.00 WIB itu tidak digubris pegawai Dinas Pertanian, bahkan nampak beberapa ruangan lainnya juga kosong. Hanya satu pegawai laki-laki yang terlihat di depan ruang kepala dinas bersama 2 anak SMK yang magang.

“Bapak sedang tidak ada ditempat, beliau ada acara ke Malang,” ucap pegawai Dinas Pertanian yang enggan namanya ditulis.

Sementara itu, dalam pernyataan yang disampaikam Eko Nugroho akan menagih janji Bupati Jombang waktu lalu saat pertemuan di Swagata yang akan berlaku adil dalam hal jasa kontruksi pada pelaku jasa kontruksi di Jombang. Namun, dala prakteknya paket kegiatan PekerjaanbLangsung (PL) pada Dinas Pertanian dikuasai oleh Broker.

“Kami menduga paket PL ini sudah di skenario sedemikian rupa dan di kuasai oleh broker, misal paket yang ada di Kecamatan Mojowarno, saat ini sedang berjalan,” ucap Eko Nugroho.

Hal tersebut juga diamini pula oleh Amanulloh dan Erly, bahwa sempat ada pengakuan dari sesama rekannya yang telah mendapat PL dari Dinas Pertanian tersebut.

“Katanya pemerataan, koq ada broker ya yang malah mendapat PL. Kami secepatnya akan melayangkan surat kepada Bupati Jombang untuk meminta klarifikasi dari pak Hadi (Kepala Dinas Pertanian), dan kami mohon kepada Ibu Bupati Jombang, Hj Munjidah Wahab untuk mencopot Kepala Dinas Pertanian,” cetus Erly.

Lanjut Erly, bila diperlukan apabila tidak ada klarifikasi dari Kepala Dinas Pertanian. Pihaknya akan kembali melakukan aksi serupa atau akan turun ke Jalan. pungkasnya. (her)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*