Program Unggulan Nawa Satya Canda Bhirawa Menuju Kediri Lebih Baik

KEDIRI,
DPD Partai Golkar menggelar Pertemuan Rapat Pleno Perluasan yang menghadirkan seluruh 8 bakal Calon Bupati Kediri bertempat di Aula Kantor DPD Partai Golkar Jalan Pamenang Ngasem Kabupaten Kediri, Sabtu (8/2/2020).

Hadir dalam rapat pleno dari Pengurus DPW Partai Golkar Jawa Timur Aan Sekretaris Pemenagan Bappilu dan Plt Ketua DPD Golkar Kota Pasuruan Saiful Maksum, Ketua DPD Golkar Kab Kediri Sigit Sosiawan dan jajaran pengurus Golkar.

Hadir juga 8 Bakal Calon Bupati Kediri, Kang Haji Ridwan, HM Insaf Budi Wibowo, Dini Setyoningsih, Mujahid, Masykuri, Yekti Murih Wigati, H.Masykuri, Dokter Sukma Sahadewa dan M.Zaini Fuad.

Usai pelaksanaan rapat pleno perluasan yang digelar Partai Golkar. Bakal Calon Bupati Kediri Dokter Sukma Sahadewa juga menjadi magnet positif dan menjadi daya tarik dibanding dengan calon lain. Terbukti dengan banyaknya peserta yang lain mengajak swa foto.

Pihaknya sebelumnya sudah melakukan kerjasama dengan lembaga survey di internal Sahabat Dokter Sukma. Apabila dari pihak Partai Golkar sudah menyiapkan 10 lembaga survey saya hanya berharap lembaga tersebut memiliki independen, tidak berpihak kepada salah satu calon.

Realita politik yang terjadi di Kabupaten Kediri harus siap segalanya, posisi kita kadang diatas kadang berada dibawah, hal itu merupakan dinamika politik yang terjadi saat ini.

“Pihaknya kalau menargetkan pada salah satu, akan tetapi tidak sesuai dengan harapan kita, kita harus siap dan tidak boleh patah semangat ini bukanlah pejuang. Jadi pejuang itu tidak harus menjadi kepala, jadi kaki pun bisa melakukan perbuatan yang terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Saat disinggung terkait program unggulan Bakal Calon Bupati Kediri Dokter Sukma Sahadewa didepan awak media menjelaskan, Program utama kita adalah ‘Nawa Satya Canda Bhirawa ‘ adalah sembilan kesetiaan kita kepada Kabupaten Kediri.

Yang pertama, Satya Praja terkait dengan pemerintahan dan pelayanan publik.

Yang kedua, Satya Dharma Bhakti mengenai pelayanan bidang kesehatan pendidikan dan kebutuhan dasar.

Yang ketiga, Satya Swadesi tentang kemandirian didalam perdesaan, karena 343 desa dan 1 Kelurahan di Kabupaten Kediri. Tentu untuk membangun ini menjadi salah satu kekuatan kita dalam membangun kembali ke desa.

Yang keempat, Setya Reksa Rahardja terkait pertumbuhan ekonomi yang berbasis ekonomi kerakyatan.

Yang kelima, Satya Among Tani sebagian besar masyarakat Kabupaten Kediri bidang pertanian menjadi prioritas kita, selain itu juga bidang peternakan dan perikanan serta ketahanan pangan menjadi prioritas yang kita utamakan.

Yang keenam, Satya Pesona Budaya yaitu Kediri adalah kerajaan tua dan memperkenalkan budaya sebagai melestarikan budaya dan menjadi cikal bakal sebagai wisata Kabupaten Kediri.

Yang ketujuh, Satya Sembada yaitu kita mencetak SDM unggul dan inovasi. Kita bentuk Smart City akan kita tawarkan dalam membangun Kabupaten Kediri nanti kita dengan aplikasi bisa melihat kesenjangan, masalah dan kejadian yang ada di Kabupaten Kediri.

Yang kedelapan, Satya Marga Utama yakni terkait kualitas infrastruktur sebagian besar infrastruktur perlu refitalisasi. Seperti, jalan yang sempit dan jalan berlubang menjadi masalah yang perlu kita pikirkan bersama untuk meningkatkan kerakyatan ekonomi.

Yang kesembilan, Satya Buana Lestari terkait Swasembada, keberadaan Pariwisata dan keberadaan bandara menjadi multi efek yang positif bagi warga sekitar. Ada jalur Wilis yang bisa dioptimal sebagai barometer Kabupaten Kediri di Jawa Timur. (Dim)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*