Tersangka Kasus ilegal Akses Ojek Online Tertangkap Satu Lagi

SURABAYA,

Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra A.Ratulangie, S.I.K, M.M didampingi Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K dan Staf Ahli Bidang Hukum Kementrian Kominfo Prof.Hendri Subiakto dikonferensi pers tentang perkembangan kasus ilegal akses ojek online (Gojek) di Mapolda Jatim, Jumat (28/02) siang.

Dirreskrimum menuturkan, dalam perkembangan kasus ilegal akses online “Gojek”. Penyidik berhasil menangkap dan menahan satu tersangka lagi, laki-laki berinisial N.S bin MH (27) warga Jl.Tumapel Sungosari, Kabupaten Malang serta berhasil pula menyita 4.000 lebih kartu Sim Card dari tangan tersangka N.S tersebut.

Dalam hal kasus ini, kami masih terus kembangkan, dikarenakan ada dampak efek yang cukup luas dan tidak menutup kemungkinan besar dipergunakan tindak pidana yang lain seperti penyebaran berita hoax,”Ungkap Pitra.

Pitra menambahkan, terdahulu saat penangkapan tersangka M Zaini yang dilakukan pemeriksaan secara instensif dan dalam hasil pengembangannya, tersangka M.Zaini bin MF (35) yang warga Sawojajar 1 Klojen, Kota Malang.

Tersangka M Zaini yang ternyata telah berhasil memperoleh 8.000 kartu sim card dan diketahui untuk dipergunakan sebagai konsumen atas pemesanan makanan di aplikasi Gojek dan Godfood Gojek tersebut,”Ujar Dirreskrimum.

Hadir pula Staf Ahli Bidang Hukum Kementrian Kominfo Prof Hendri Subiakto yang akan dilibatkan tentang pendapatnya terkait penyidikan kasus ilegal akses gojek online tersebut.

Prof Hendri menjelaskan, dalam dunia Cyber, tersangka jelas sudah menyalahi peraturan pemerintah maupun dari pihak Kominfo tersebut,”Jelas Prof Hendri Subiakto.

Pitra menerangkan lagi, pihaknya tidak henti-hentinya mengungkap terhadap tindak pidana yang eskalasinya dapat berpotensi kuat dan bahkan dapat membuat korban akan lebih banyak lagi.

Modusnya, tersangka M.Z bin M.F melakukan manipulasi data Gojek dengan menggunakan Akun Driver, Akun Customer dan Akun Resto (Gofood dan Gobiz). Semua Akun tersebut Fiktif untuk melakukan order makanan dan seolah-olah pesanan itu benar, dengan tujuan mengambil keuntungan dan bonus point dalam aplikasi Gojek (online).

Dirreskrimum menerangkan lagi, semua kartu sim card M.Zaini bin M.F didapat dari tersangka N.S bin M.H adalah warga Jl.Tumapel Singosari, Kabupaten Malang.

Pasal yang disangkakan adalah Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1) UU RI Nomor.19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas UU RI Nomor.11 Tahun 2008 Tentang ITE dan atau Pasal 378 KUHP Jo Pasal 56 KUHP dengan Hukuman Penjara 12 Tahun,”Pungkas Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Pol Pitra A.Ratulangie, S.I.K, M.M. yang didampingi Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, S.I.K. (Yan)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*
*